Membangun Hubungan dalam Tim: Self-Disclosure and Trust

Ketika orang bekerja dalam tim, mereka membangun hubungan. Hubungan yang kuat memungkinkan kerja tim dan kolaborasi yang lebih produktif dan bermakna. Siklus ini menyoroti pentingnya hubungan dalam kerja tim. Hubungan berkembang melalui kerja dalam tim dan hubungan memungkinkan individu untuk bekerja sama dalam cara yang berarti.

Mengingat pentingnya membangun hubungan yang kuat, penting untuk mempertimbangkan keterampilan dan perilaku apa yang mengarah pada penciptaan hubungan yang kuat dan memuaskan. Dengan membantu anak-anak mengembangkan keterampilan dan perilaku ini, Anda memberi mereka alat untuk membangun masa depan yang sukses yang pasti akan membutuhkan dan diperkaya dengan menciptakan hubungan dan bekerja dengan orang lain.

Self-Disclosure

Pengungkapan diri adalah tindakan mengungkapkan pikiran dan perspektif Anda tentang situasi saat ini, atau informasi relevan dan bermakna lainnya, kepada orang lain. Berbagi pemikiran pribadi sangat penting ketika membangun hubungan dalam tim. Pengungkapan diri memungkinkan anggota tim untuk mengenal satu sama lain dengan lebih baik, mengidentifikasi sasaran bersama dan nilai yang tumpang tindih dan, setelah sasaran umum telah diidentifikasi, memungkinkan Anda bekerja bersama untuk mencapai tujuan ini. Sama seperti hubungan yang kuat dan tim dibangun melalui pengungkapan diri yang tepat, kurangnya pengungkapan diri antara anggota tim dapat mengakibatkan memburuknya hubungan dan mempengaruhi kekuatan tim. Jika seseorang tetap diam tentang kebutuhan, keinginan, dan tujuannya, anggota tim lainnya cenderung melakukan hal yang sama; orang-orang dalam hubungan cenderung menyamai jumlah pengungkapan yang datang dari orang lain. Kerusakan komunikasi dapat mengarah ke tim di mana anggota tidak bekerja sama atau mengenali dan menghargai kebutuhan dan keinginan satu sama lain.

Kepercayaan

Sudah diketahui bahwa kepercayaan adalah fondasi untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang berarti dan produktif. Ini memang benar membangun hubungan dalam tim, dan ketika kepercayaan terbentuk, anggota tim jauh lebih mungkin mengambil risiko, mengomunikasikan informasi penting, dan berbagi pemikiran dan perasaan pribadi melalui pengungkapan diri. Mirip dengan konsep pengungkapan diri, tingkat kepercayaan dicocokkan dalam hubungan, dan jika satu individu mengambil risiko dan mempercayai orang lain dalam kelompok, anggota tim lainnya lebih mungkin melakukan hal yang sama. Merasa seolah-olah orang lain memercayai Anda membuatnya lebih mudah bagi Anda untuk memercayai orang itu sebagai balasannya.

Pengungkapan diri dan kepercayaan diperlukan dalam membangun hubungan dalam berbagai konteks, termasuk tim olahraga, lingkungan kerja, kelompok teman, dan keluarga. Jika orang dewasa dapat memodelkan keterampilan dan perilaku ini, tidak hanya orang dewasa akan memiliki hubungan yang lebih memuaskan dan bermakna, mereka akan mulai mengajarkan anak-anak mereka cara membangun hubungan yang memuaskan dan bermakna di semua bidang kehidupan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *